Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Pra PAB parhata bertujuan sebagai langkah untuk mempersiapkan diri sebelum pelaksaan PAB PARHATA yang biasanya dilaksanakan dua minggu setelah pra. Pada tahun ini dilaksanakan di Lapangan Tembak dan diikuti banyak peserta mahasiswa baru dan tidak kalah juga anggota PARHATA itu sendiri. Tema yang diambil tahun ini adalah aek las toba yang memiliki arti yang mendalam sebagai anak rantau. Kegiatannya adalah meberikan gambaran kasar mengenai PARHATA dan ajang bertemu sesama suku di Semarang. Kegitan semakin lengkap dengan hidangan gadong suhat dengan jus andaliman serta suara artis PARHATA disempurnakan dengan ap unggun

Karena besarnya Batak di Semarang maka PARHATA hadir dalam mewujudkan suku Batak yang satu satunya suku menyatakan dirinya sebagai Bangso atau Bangsa.

Dalam kesempatan tersebut ketua PARHATA berpesan agar menjadikan PARHATA sebagai bagian dari diri sendiri di Semarang ini. Sebagai wadah untuk menimba pengetahuan dari berbagai hal serta menjadi Batak yang tidak lupa akan budaya. Seperti semboyan beliau kepada anggota PARHATA yaitu PARHATA MEMANG BUKAN YANG TERBAIK TAPI INILAH YANG PALING PAS UNTUK KITA. 

Harapan jangka panjang di Parhata ini adalah bisa berperan aktif dalam menyelesaikan dan memberi solusi setiap permasalahan di bona pasogit berdasarkan ilmu pengetahuan yang dipelajari di Dunia Kampus sehingga walaupun di rantau tetap peduli akan tanah kelahiran seperti kata pepatah batak ” ARGA DO BONA NI PINASA” walaupun kita meninggal di tanah rantau maka bagian dari jasad kita tetap akan dibawa pulang ke Tanah Batak.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here